Selasa, 05 Mei 2020

MAKALAH “PENGANGGURAN DAN KEMISKINAN”


MAKALAH
PENGANGGURAN DAN KEMISKINAN
DISUSUN OLEH
Kelompok 5
    Asep Hardianto : 161127002
Hendra Marliansah : 1611270017
Sinta Jardana : 1611270014
Wisnu Hibatulloh Fattah : 1611270020
Dosen Pembimbing:
Intan Permata Sari
FAKULTAS TARBIYAH DAN TADRIS
PROGRAM STUDI ILMU PENGETAHUAN SOSIAL
INSTITUT AGAMA ISLAM NEGERI (IAIN) BENGKULU
2016




KATA PENGANTAR
Assalamualaikum wr.wb
Puji dan Syukur kami panjatkan ke Hadirat Tuhan Yang Maha Esa, karena berkat limpahan Rahmat dan Karunia-nya sehingga kami dapat menyusun makalah ini dengan baik dan benar, serta tepat pada waktunya.
Makalah ini telah dibuat dengan berbagai observasi dan beberapa bantuan dari berbagai pihak untuk membantu menyelesaikan tantangan dan hambatan selama mengerjakan makalah ini. Oleh karena itu, kami mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada semua pihak yang telah membantu dalam penyusunan makalah ini.
Kami menyadari bahwa masih banyak kekurangan yang mendasar pada makalah ini. Oleh karena itu kami mengundang pembaca untuk memberikan saran serta kritik yang dapat membangun kami. Kritik konstruktif dari pembaca sangat kami harapkan untuk penyempurnaan makalah selanjutnya.
Akhir kata semoga makalah ini dapat memberikan manfaat bagi kita semua.















DAFTAR ISI
Kata pengantar................................................................................................. ...................i
Daftar isi........................................................................................................... ..................ii
BAB I PENDAHULUAN
A.    Latar belakang................................................................................ .....................1
B.     Rumusan masalah.................................................................................................2
C.     Tujuan............................................................................................. .....................2
BAB II PEMBAHASAN
A.     Definisi  Pengangguran........................................................................................3
B.     Jenis-jenis Pengangguran................................................................ ......................3
C.     Sebab-sebab Terjadinya Pengangguran................................................................4
D.    Dampak Pengangguran Terhadap Perekonomian.................................................4
E.     Kebijakan-kebijakan pemerintah dalam mengatasi masalah pengangguran.........5
1.      Cara mengatasi pengangguran Struktural
2.       Cara mengatasi pengangguran Friksional
3.       Cara mengatasi Pengangguran Musiman
4.       Cara mengatasi Pengangguran Siklus
F.      Definisi Kemiskinan..............................................................................................6
G.    Jenis-jenis Kemiskinan..........................................................................................6
H.    Faktor-faktor Penyebab Kemiskinan.....................................................................7
I.       Kebijakan Antikemiskinan....................................................................................7
BAB III PENUTUP
A.    Kesimpulan..................................................................................... ......................8
B.     Saran............................................................................................... ......................8
DAFTAR PUSTAKA...................................................................................... ......................9







BAB I
PENDAHULUAN
A.    Latar Belakang
Perekonomian indonesia sejak krisis ekonomi pada tahun 1997 membuat kondisi ketenagakerjaan di indonesia ikut memburuk yang berdampak pada kemiskinan.sejak itu perekononian indonesia tidak pernah mencapai 7-8 5%.padalah masalah pengangguran dan kemiskinan erat kaitannya dengan pertumbuhan ekonomi .jika pertumbuhan ekonomi bagus ,otomatis penyerapan tenaga kerja juga meningkat dan kemiskinan pun ikut berkurang.setiap pertumbuhan ekonomi satu persen tenaga kerja yang terserap bisa mencapai 400 ribu orang.           
Selain masalah diatas ,masalah kependudukan yang berhubungan erat dengan pengangguran dan kemiskinannan,sejak tahun 2002,sebuah tim yang terdirih dari para analisa kemiskinan di indonesia (INDOPOV) di kantor bank dunia jakarta,telah mempelajari karakteristik kemiskinan di indonesia.Mereka telah berusaha untuk mengidentifikasikan apa yang bermanfaat dan apa yang tidak bermanfaat dalam upaya pengentasan kemiskinan,dan untuk memperjelas pilihan-pilihan apa saja yang tersedia untuk pemerintah dan lembaga-lembaga non pemerintah dalam upaya mereka untuk memperbaiki standar dan kualitas hidup masyarakat miskin ,Makalah ini mencoba untuk menganalisa sifat multi dimensi dari pengangguran dan kemiskinan di indonesia pada saat ini melalui pandangan baru yang didasarkan pada perubahan-perubahan penting yang terjadi di negeri ini selama satu dekade terakhir.Sebelum ini Bank dunia telah menyusun kajian-kajian kemiskinan,yaitu pada tahun 2002 dan 2011 ,namun kajian-kajian tersebut tidan membahas kemiskinan secara mendalam dan lebih memaparkan kekayaan yang dimiliki oleh bank dunia dan pemerinta indonesia dan penulis berharap bahwa kajian ini dapat membawa perubahan dalam penyusunan kebijakan serta pelaksanaan upaya-upaya pengentasan pengangguran dan kemiskinan di indonesia.
 Pengangguran dan Kemiskinan merupakan hal yang kompleks karena menyangkut berbagai macam aspek seperti hak untuk terpenuhinya pangan, kesehatan, pendidikan, pekerjaan, dan sebagainya. Agar pengangguran dan kemiskinan di Indonesia dapat menurun diperlukan dukungan dan kerja sama dari pihak masyarakat dan keseriusan pemerintah dalam menangani masalah ini. Melihat kondisi negara Indonesia yang masih memiliki angka kemiskinan tinggi, penulis tertarik untuk mengangkat masalah kemiskinan di Indonesia dan penanggulangannya.
B.      Rumusan Masalah
1.      Pengangguran sebagai salah satu penyebab kemiskinan
2.      kebijakan pemerinta untuk mengatasi masalah tersebur
C.     Tujuan
Adapun tujuan dari penulisan makalah ini adalah untuk mengetahui keadaan               pengangguran dan kemiskinan yang terjadi di bengkulu serta langkah apa saja yang diambil pemerintah untuk menghadapi masalah tersebut



















BAB II
PEMBAHASAN
A.    Definisi  Pengangguran
Pengangguran secara teknis adalah semua orang dalam referensi waktu tertentu ,yaitu pada usia produktif namun tidak bekerja ,baik dalam arti mendapatkan upah atau bekerja mandiri ,kemudian mencari pekerjaan ,dalam arti mempunyai kegiantan aktif dalam mencari pekerjaaan tersebut.Selain definisi diatas masih banyak lagi definisi dari pengangguran diantaranya :
Menurut Sadono Sukirno pengangguran adalah suatu keadaan dimana seseorang yang tergolong dalam angkatan kerja yang ingin mendapatkan kerja tetapi belum dapat memperolehnya.Menurut Payman J Simanjuntak Pengangguran adalah orang yang tidak bekerja berusia angkatan kerja yang tidak bekerja sama sekali atau bekerja kurang dari dua hari dalam seminggu.Definisi Pengangguran berdasarkan istilah umum dari pusat dan latihan tenaga kerja ,Pengangguran adalah orang yang tidak mampu mendapatkan pekerjaan yang menghasilkan uang meskipun mampu dan dapat melakukan kerja .Definisi Pengangguran menurut Menkertrans ,Pengangguran adalah orang yang tidak bekarja ,sedang mencari pekerjaan ,mempersiapkan suatu usaha baru ,dan tidak mencari pekarjaan karena merasa tidak mungkin mendapatkan pekerjaan.
B.      Jenis-jenis Pengangguran
Pengangguran sering diartikan sebagai angkatan kerja yang belum bekarja atau tidak bekerja secara optimal,diantaranya :
·         Penangguran terselubung  adalah tenaga kerja yang tidak bekerja secara optimal karenna suatu alasan tertentu.
·         Setenga menggangur adalah tenaga kerja yang tidak bekarja secara optimal karena tidaka ada lapangan pekerjaan.
·         Biasanya tenaga kerja setengah menganggur ini merupakan tenaga kerja yang bekerja kurang dari 35 jam selama seminggu

Pengangguran Terbuka adalah tenaga kerja yang sungguh-sungguh tidak mempunyai pekerjaan. Macam-macam pengangguran berdasarkan penyebab terjadinya dikelompokan menjuadi beberapa jenis ,yaitu :
·         Pengangguran Konjungtural adalah pengangguran yang diakibatkan oleh perubahan gelombang kehidupan perekonomian /siklus ekonomi.
·         Pengangguran Struktural adalah pengangguran yang diakibatkan oleh perubahan struktur ekonomi dan corak ekonomi dalam jangka panjang.
·         Pengangguran Friksional adalah pengangguran yang muncul karena adanya ketidaksesuaian antara pemberi dan pencari kerja.
·         Pengangguran Musiman adalah pengangguran yang muncul akibat pergantian musim,misalnya untuk petani ,pergantian musim taman ke musim panen.
·         Pengangguran siklus adalah pengangguran yang diakibatkan oleh menurunya kegiatan perekonomian  (karena terjadi resesi) .Pengangguran siklus disebabkan oleh kurangnya permintaan masyarakat.

C.     Sebab-sebab Terjadinya Pengangguran
Faktor-faktor yang menyebabkan terjadinya pengangguran adalah sebagai berikut
·         Besarnya angkatan kerja tidak seimbang dengan kesempatan kerja,keseimbangan terjadi apabila jumlah angkatan kerja lebih besar daripada kesempatan kerja yang tersedia.Sedangkan kondisi sebaliknya jarang terjadi.
·         Struktur lapangan kerja yang tak seimbang
·         Kebutuhan jumlah dan jenis tenaga terdidik dan penyediaan tenaga kerja terdidik tidak seimbang.
·         Meningkatnya peranan dan aspirasi angkatan kerja wanita dalam seluruh struktur angkatan kerja indonesia.
·         Penyediaan dan Pemanfaatan  tenaga kerja antar daerah tidak seimbang.
D.    Dampak Pengangguran Terhadap Perekonomian
 Tujuan akhir pembangunan ekonomi suatu negara pada dasarnya adalah meningkatkan kemakmuran masyarakat ,mengurangi kemiskinan dan pertumbuhan ekonomi agar lebih stabil serta dalam keadaan naik terus.Jika tingkat pengangguran di sutau negara relatif tinggi ,hal tersbut akan menghambat pencapaian tujuan pembangunan ekonomi yang telah dicita-citakan.Hal ini terjadi karena pengangguran berdampak negatif terhadap kegiatan perekonomian ,seperti yang dijelaskan di bawah ini :

·         Pengangguran bisa menyebabkan masyarakat tidak dapat memaksimalkan tingkat kemakmuran yang dicapainya.
·         Pengangguran bisa menyebabkan pendapatan nasional yang berasal dari sekror pajak berkurang.
·         Pengangguran tidak menggalakkan pertumbuhan ekonomi.
·         Pengangguran akan menyebabkan angkah kemiskinan pada suatu negara menjadi bertambah.
E.     Kebijakan-kebijakan pemerintah dalam mengatasi masalah pengangguran
   Adapun cara mengatasi pengangguran yang seharusnya diambil oleh pemerintah provinsi Bengkulu,adalah dengan menyesuaikan dengan jenis pengangguran yang terjadi ,antara lain:
1.      Cara mengatasi pengangguran Struktural yaitu :
·         Meningkatkan mobilitas modal dan tenaga kerja.
·         Memindahkan tempat yang kelebihan tenaga kerja ke tempat yang membutuhkan tenaga kerja.
·         Mengadakan pelatihan tenaga kerja untuk mengisi formasi kesempatan kerja yang kosong
·         Segerah mendirikan industri padat karya.
2.      Cara mengatasi pengangguran Friksional yaitu :
·         Deregulasi dan Deribrokratisasi di berbagai bidang industri untuk merangsang timbulnya investasi baru.
·         Menggalakkan pengembangan sektor informal,seperti home industri
·         Menggalakkan program transmigrasi untuk menyerap tenaga kerja di sektor agraris dan sektor formal lainnya.
·         Pembukaan proyek-proyek umum oleh pemerintah ,seperti pembangunan jembatan, jalan raya, PLTU, PLTA, dan lain-lain sehingga bisa menyerap tenaga kerja secara langsung maupun untuk merangsang investasi baru dari   kalangan swasta.
3.      Cara mengatasi Pengangguran Musiman yaitu :
·         Pemberian infornasi yang cepat jika ada lowongan kerja di sektor lain
·         Melakukan pelatihan di bidang keterampilan lain untuk memanfaatkan waktu    ketika menunggu musim tertentu

4.      Cara mengatasi Pengangguran Siklus yaitu :
·         Mengarahkan permintaan masyarakat terhadap barang dan jasa
·         Meningkatkan daya beli masyarakat
F.      Definisi Kemiskinan
Menurut wikipedia bahasa indoneia Kemiskinan adalah keadaan dimana terjadi kekurangan hal-hal yang biasa untuk dipunyai seperti makanan,pakaian,tempat tinggal dan air minum,dan hal-hal ini berhubungan erat dengan kualitas hidup.Kemiskinan kadang juga berarti tidak adanya akses terhadap pendidikan dan pekerjaan yang mampu mengatasi masalah kemiskinan dan mendapatkan kehormatan yang layak sebaga warga negara.Kemiskinan merupakan masalah global.Sebagian orang memahami istilah iini secara subjekktif dan komperatif ,sementara yang lain melihatnya dari segi moral dan evaluatif dan yang berkembang “biasanya digunakan untuk merujuk kepada negara-negara yang miskin”.
Kesenjangan ekonomi atau ketimpangan dalam distribusi pendapatan antara kelompok masyarakat berpendapatan tinggi dan kelompok masyarakan berpendapatan rendah ,serta tingkat kemiskinan atau jumlah orang yang berada dibawah garis kemiskinan (poverty line) merupakan dua masalah besar di banyak negara-negara berkembang (LDCs) ,tidak terkecuali indonesia.
G.    Jenis-jenis Kemiskinan
Besarnya Kemiskinan dapat diukur dengan atau tanpa mengacu kepada garis kemiskinan .Konsep yang mengacu kepada garis kemiskinan disebut kemiskinan relatif,sedangkan konsep yang pengukuranya tidak didasarkan pada garis kemiskinan adalah kemiskinan absolut.

·         Kemiskinan Relatif adalah suatu ukuran kesenjangan di dalam distribusi pendapatan ,biasanya dapat didefinisikan
·         Kemiskinan Absolut adalah derajat kemiskinan dibawah,dimana kebutuhan-kebutuhan minimum untuk bertahan hidup tidak dapat terpenuhi
H.    Faktor-faktor Penyebab Kemiskinan
Tidak sulit mencari faktor-faktor penyebab kemiskinan ,tetapi dari faktor-faktor tersebut sangat sulit memastikan mana yang merupakan penyebab sebenarnya serta mana yang berpengaruh langsung dan tidak langsung terhadap perubahan kemiskinan,faktor-faktor itu diantaranya :
·         Tingkat dan Laju Pertumbuhan Penduduk
·         Tingkat Upah Neto
·         Distribusi Pendapatan
·         Kesempatan Kerja
·         Tingkat Inflasi
·         Pajak dan Subsidi
·         Investasi
·         Alokasi serta Kualitas SDA
·         Ketersediaan Fasilitas Umum
·         Penggunaan Teknologi
·         Tingkat dan Jenis Pendidikan
·         Kondisi Fisik dan Alam
·         Suhu Politik
·         Bencana Alam
I.       Kebijakan Antikemiskinan
Untuk menghilangkan atau mengurangi kemiskinan di provinsi bengkulu seharusnya diperlukan strategi dan bentuk investasi yang tepat,dalam arti cost effectiveness –nya tinggi.
Ada tiga pilar utama strategi pengurangan kemiskinan,yaitu :
·         Pertumbuhan Ekonomi yang berkelanjutan dan yang prokemiskinan
·         Pemerintah yang baik (good governance)
·         Pembangunan Sosial
Untuk mendukung strategi tersebut diperlukan intervensi-intervensi pemerintah yang sesuai dengan sarana atau tujuan yang bila dibagi menurut waktu yaitu :

·         Investasi jagka pendek,terutama pembangunan pada sektor pertanian dan ekonomik    pedesaan.
·         Investasi jangka menengah dan penjang meliputi :pembanguna sektor swasta , kerjasama regional ,APBD dan administrasi ,desentralisasi ,pendidikan dan            kesehatan ,penyediaan air bersih dan pembangunan perkotaan.

BAB III
PENUTUP
A.    Kesimpulan
Pengangguran dan kemiskinan di provinsi Bengkulu kondisinya saat ini sangat memperhatinkan ,banyak sekali terdapat pengangguran dan kemiskinan dimana-mana.Penyebab pengangguran dan kemiskinan di bengkulu ialah terdapat pada masalah sumber daya manusia itu sendiri dan tentunya keterbatasan lapangan pekerjaan .Untuk mengatasi masalah pengangguran dan kemiskinan ini pemerinta telah membuat satu program untuk menampung para pengangguran.Selain mengharapkan bantuan dari pemerintah sebaiknya kita secara pribadi juga harus berusaha memperbaiki kualitas sumber daya kita agar tidak menjadi seorang pengangguran dan menjadi beban pemerintah.
Dengan besarnya tingkat pengangguran tersebut maka semakin besar pula tingkat kemiskinan di bengkulu.Bengkulu yang sekarang tentunya berbeda dari bengkulu pada masa yang lalu.Maka bukan hal yang mengejutkan apabilah strategi-strategi pengentasan kemiskinan telah berubah seiring dengan perubaha yang telah dialami  oleh bengkulu ,oleh karena itu dibuatlah makalah yang berjudul “dampak Pengangguran Terhadap Perekonomian” dan penulis sangat berharap bahwa kajian pengangguran dan kemiskinan ini dapat menjadi sumbangan berarti dalam menghadapi berbagai tantangan yang ada di provinsi bengkulu pada saat ini.
B.     Saran-Saran
Secara pribadi penulis menyadari bahwa dalam pembuatan makalah kelompok ini masih banyak terdapat kekurangan ,kesalahan ataupun kejanggalan .Untuk itu kritik dan saran yang sifatnya membangun sangat penulis harapkan demi kelancaran dalam pemembuatan makalah selanjutnya.







DAFTAR PUSTAKA
http://elektrojoss.wordpress.com/2007/06/12/tiga -faktor-mendasar-penyebab-masih-            tinggihnya-pengangguran-di-indonesia
http://id.wikipedia.org/wiki/kemiskinan



Cover Makalah IAIN Bengkulu


MAKALAH
BAHASA INDONESIA
LINGKUNGAN HIDUP


DISUSUN OLEH

Kelompok 2
    Asep Hardianto : 1611270002

Dosen Pembimbing:
Reni Catur Yulianti
FAKULTAS TARBIYAH DAN TADRIS
PROGRAM STUDI ILMU PENGETAHUAN SOSIAL
INSTITUT AGAMA ISLAM NEGERI (IAIN) BENGKULU
2016

KATA PENGANTAR

Puji dan syukur saya panjatkan kehadirat Tuhan Yang Maha Esa atas berkat dan karunia-Nya kepada saya sehingga saya dapat menyelesaikan makalah yang bertema “BERI CINTA (Bersih, Hijau, Indah, Berciri, dan Berestetika) dengan judul “LINGKUNGAN HIDUP”.
Karya ilmiah yang saya kerjakan ini berisikan tentang bagaimana keadaan lingkungan hidup yang kita temui sehari-hari dan lebih khususnya membahas bagaimana kita harus menjaga lingkungan hidup. Saya berharap karangan ilmiah yang saya kerjakan ini dapat memberikan informasi kepada pembaca agar senantiasa menaruh perhatian lebih untuk lingkungan hidup tempat kita tinggal.
Saya menyadari bahwa karya ilmiah yang saya kerjakan ini jauh dari kata sempurna. Oleh karenanya kritik dan saran yang bersifat membangun saya harapkan dari setiap pihak atau pembaca, demi sempurnanya karya ilmiah ini.
Akhir kata, saya mengucapkan banyak terima kasih kepada semua pihak yang telah ikut serta dalam pembuatan Karya Ilmiah ini dari awal hingga akhir. Semoga senantiasa Tuhan menyertai kita sekalian.


PematangSiantar, 20 Oktober 2014

Penulis



Asep Hardianto





DAFTAR ISI

HALAMAN JUDUL
KATA PENGANTAR ......………...……………………………………… I
DAFTAR ISI ......………...………………………………………………… II

BAB I  PENDAHULUAN …………………………………………………….  1
A.    Latar Belakang
B.     Perumusan Masalah
C.     Tujuan Penelitian
D.    Metode Penelitian

BAB II PEMBAHASAN ………………………………………………………. 2
A.    Kesadaran masyarakat akan lingkungan hidup
B.     Efek dari kurangnya menjaga lingkungan hidup
C.     Cara menjaga lingkungan hidup

BAB III PENUTUP…………………………………………………………….. 3
A.    Kesimpulan
B.     Saran

DAFTAR PUSAKA  …………………………………………………………… 4


Karya Ilmiah IAIN Bengkulu


BAB I
PENDAHULUAN

A.    Latar Belakang
Kebersihan lingkungan hidup dapat kita artikan yaitu bahwa lingkungan yang asri, indah,hijau, yang dihiasi pohon-pohon di setiap sudut kota tetapi juga lingkungan yang tidak jauh dari yang namanya sampah, polusi udara, bau dan lain sebagainya. Contohnya saja seperti di Indonesia ini, mengenai lingkungan hidup yang kotor dan penuh polusi meningkat dari tahun ketahun. Bahkan sudah mencapai tingkat yang dapat dikatakan membahayakan. Jika lingkungan hidup yang kita tinggali masih rentan dengan yang namanya sampah, sudah dapat dipastikan lingkunga hidup yang kita tinggali adalah kotor, yang mana lingkungan yang kotor dapat menyebabkan penyakit berbahaya seperti, diare akibat makanan dan minuman yang kita konsumsi dihinggapi lalat. Kita juga dapat terjangkit penyakit alergi, yang dikarenakan udara yang kita hirup sudah tidak bersih dan tempat tinggal yang kita tinggali sudah tidak asri lagi. Contoh lain juga dengan polusi yang diakibatkan pengendara baik sepeda motor ataupun mobil.
Tidak jauh seperti kota siantar dapat kita simpulkan bahwa kota ini dapat dikatakan sangat tercemar, baik itu akan sampah ataupun polusi udara di setiap sudut kota Siantar masih kita temui sampah yang berserakan di mana-mana. Tentu sampah-sampah yang berserakan itu tidak lain dan tidak bukan adalah karena ulah kita sendiri sebagai manusia. Padahal seharusnya tugas kita sebagai makhluk yang memiliki akhlak kita harus perduli terhadap lingkungan hidup. Mulai dari hal yang kecil saja, yaitu seperti membuang sampah pada tempat yang sudah disediakan, menanam pohon agar setidaknya polusi udara yang menyebar dapat di bersihkan oleh hijaunya daun pepohonan. Bukankah alangkah bahagianya kita kalau kota siantar yang kita cintai ini bebas dari sampah-sampah dan polusi,?
Siantar akan terus dan selalu menjadi kota yang bersih dan asri jika kita ikut membantu dari hal yang kecil untuk Kota yang kita cintai ini.


B.     Perumusan Masalah
Berdasarkan latar belakang karya ilmiah yang terpapar di atas, penulis merumuskan beberapa masalah-masalah yang akan dibahas, yakni :
a.       Bagaimana kepedulian masyarakat akan keadaan lingkungan hidupnya?
b.      Cara apa yang paling tepat dalam menjaga lingkungan hidup?
c.       Apa dampak dari kurangnya menjaga lingkungan hidup?

C.     Tujuan Penelitian
1)      Terciptanya lingkungan hidup yang bersih dan asri.
2)      Meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya kebersihan lingkungan hidup
3)      Menanam pohon, demi kelangsungan hidup dan keindahan tempat tinggal kita.
D.    Metode Penelitian
Untuk memberi informasi yang lebih akurat dalam karya ilmiah, saya menggunakan metode Kunatitatif Non Eksperimen. Dalam pembahasan ini saya hanya mengambil 2 metode yaitu deskriptif, dan survey. Berikut penjelasannya:
1)      Desktiptif
Menggambarkan sebenarnya keadaan lingkungan hidup yang benar-benar hidup. Pernyataan itulah yang dipaparkan penulis dalam masalah ini Lingkungan hidup yang benar-benar hidup diartikan disini adalah bagaimana lingkungan yang bersih, indah, hijau dan yang paling penting enak dipandang mata. Mengajak setiap orang untuk melihat sebenarnya apa yang telah kita perbuat terhadap lingkungan tempat kita tinggal
2)      Survey
Dalam metode ini penulis mencari tahu sebenarnya berapa banyak orang yang benar-benar peduli terhadap keadaan lingkungan hidup? Adakah atau tidak sama sekali? Bagaimana dengan anak-anak muda jaman sekarang apakah mereka masih peduli akan lingkungan hidup? Itulah yang menjadi pertanyaan yang diajukan dalam makalah karya ilmiah ini. kita tidak tau berapa banyak orang yang masih peduli terhadap lingkungan hidup.
BAB II
PEMBAHASAN

       I.            Kesadaran masyarakat terhadap lingkungan hidup
Dalam hal ini kepedulian masyarakat sangat dibutukan, kurangnya kesadaran selama ini membuat lingkungan hidup semakin hari semakin tercemar. Kata indah, bersih, hijau, nan asri masih terbilang sangat jauh dari kehidupan kita saat ini, setiap hari kita hanya melihat situasi yang semakin hari semakin memprihatikan bumi. Contohnya saja asap-asap kendaraan bermotor yang melintas setiap hari dijalanan, sampah-sampah yang berserakan dibuang begitu saja, ada yang membuangnya dijalanan, membuangnya diparit, bahkan ada yang tega membuangnya ke sungai ataupun laut. Memprihatinkan bukan,? Pendapat beberapa orang yang ditemui mengatakan, jangan tanya siapa-siapa saja yang masih peduli, tetapi kau tanya pada dirimu sendiri, apakah kau sudah melakukan yang seharusnya kau lakukan? Dalam makalah ini penulis berharap akan kepedulian kita kepada lingkungan hidup terutama kepada bumi, agar senantiasa mau bersama membangun keindahan dan kenyamanan, terutama pada daerah perkotaan.
    II.            Efek  dari kurangnya menjaga lingkungan hidup
Banyak yang mengatakan bahwa bumi ini sangat panas, dan mereka malah menyalahkan Tuhan. Padahal Tuhan tidak campur tangan dengan membuat bumi panas. Yang membuat bumi ini panas adalah kita sendiri, akibat asap-asap kendaaran bermotor yang banyak, lapisan ozon sedikit demi sedikit, menipis dan koyak, sehingga tidak ada lagi yang menahan panas teriknya matahari langsung. Bahkan bumi akan semakin panas dengan tidak adanya pepohonan yang ditanam. Hal tersebut berlaku juga terhadap sungai-sungai yang sudah tercemar akibat limbah sampah, dan limbah industry rumah tangga. Efek dari detergen yang mereka gunakan untuk mencuci ternyata mengancam populasi setiap makhluk hidup air.  Memang tidak tau siapa yang harus disalahkan dalam masalah ini, tapi sebaiknya kesadaran kita sendirilah yang senantiasa dibutuhkan bumi.


 III.            Cara menjaga lingkungan hidup
Dari hal kecil seperti membuang sampah pada tempatnya, yang mana nantinya sampah-sampah itu dapat didaur ulang dan kita dapat menggunakannya kembali. Dengan mengurangi pemakaian kendaraan bermotor, atau tidak menggunakan asap kendaraan yang terlalu mengepul dan membahayakan.


























BAB III
PENUTUP

A.    Kesimpulan
Dari paparan berita diatas dapat kita simpulkan bahwa bumi kita masih sangat jauh dari kata Indah. Memang tidak tau siapa yang harus disalahkan dalam masalah ini, tapi sebaiknya kesadaran kita sendirilah yang senantiasa dibutuhkan bumi. Kita diberi tempat yang indah oleh Yang Maha Kuasa adalah untuk menjaganya, bukan merusaknya.
AYO!! Selamatkan Bumi Kita..
B.     Saran
Dari penulis untuk para pembaca adalah ada baiknya mulai sekarang kita memulai untuk turut andil dalam pemeliharaan lingkungan hidup. Menggunakan asap kendaraan yang tidak terlalu banyak sehingga menyebabkan pengepulan dilapisan ozon. Tidak membuang sampah kesungai, dan jangan terllau banyak menggunakan detergen karena limbahnya dapat mematikan populasi makhluk air.
Penulis juga menyadari dalam penulisan karya ilmiah ini masih kurang, baik dari segi perkataan dan pemaparan isi. Saran dari pembaca sangat berguna bagi saya, agar makalah yang saya buat ini, menjadi lebih sempurna dan baik lagi. Atas perhatiannya penulis mengucapkan terima kasih.











DAFTAR PUSTAKA

Imam, supardi.2003.lingkungan hidup dan kelestariannya.PT Alumni. Bandung.
Dr.H. Totok Gunawan, M.S.,dkk. 2004. Fakta dan Konsep Geografi.Jakarta: Ganeca Exact.
Sugandi, Dede. 2005. Geografi. Bandung: Regina.
Muhammad , Erwin.1993.Lingkungan.Refika Aditama. Bandung.

pidato singkat IAIN Bengkulu


NAMA                        : ASEP HARDIANTO
NIM                            : 1611270002
FAKULTAS               : TARBIYAH DAN TADRIS
PRODI                        : TADRIS ILMU PENGETAHUAN SOSIAL
MATA KULIAH       : BAHASA INDONESIA
DISIPLIN KUNCI KESUKSESAN
Bismillahhirrohmanirrohim
Yang terhormat ibu guru pembimbing
Dan teman teman yang saya sayangi
Assalamualaikum wr wb.
Alhamdulillahirrobbil‘alamin wasalatuaslamualaasrofilambiaiwarmursalin. Waalaalhiwaashabihirosulillahhiajmain.
Puji syukur kita ucapkan kediran allah SWT yang telah melimpahkan rahmat dan hidayahnya sehingga kita bisa hadir tanpa rintangan apapun ditempat dan waktu yang baik ini.
Selawat beriring salam kita sampaikan kepada nabi besar muhammad SAW . yang telah membawa kita dari zaman kegelapan kezaman yang terang dengan ilmu pengetahuan seperti sekarang ini.
Saya ingin menyampaikan terimakasih kepada guru pembimbing karna memberikan saya kesempatan untuk menyampaikan sebuah pidato. Saya mengambil kesempatan yang sangat berharga ini untuk menyampaikan pidato yang berjudul disiplin kunci kesuksesan.
Disiplin adalah taat, patuh dan ikut terhadap peraturan yang ada yang bertujuan untuk membuat semua hal yang kita lakukan menjadi teratur dan sesuai denan apa yang kita inginkan. Macam-macam disiplin yang kita temui diddalam kehidupan sehari hari yaitu.
Disiplin disekolah
Disiplin sekolah adalah usaha sekolah untuk memelihara perilaku siswa agar tidak menyimpang dan dapat mendorong siswa untuk berperilaku sesuai dengan norma, peraturan dan tata tertib yang berlaku di sekolah.Seorang siswa dalam mengikuti kegiatan belajar di sekolah tidak akan lepas dari berbagai peraturan dan tata tertib yang diberlakukan di sekolahnya, dan setiap siswa dituntut untuk dapat berperilaku sesuai dengan aturan dan tata tertib yang yang berlaku di sekolahnya. Kepatuhan dan ketaatan siswa terhadap berbagai aturan dan tata tertib yang yang berlaku di sekolahnya itu biasa disebut disiplin siswa. Sedangkan peraturan, tata tertib, dan berbagai ketentuan lainnya yang berupaya mengatur perilaku siswa disebut disiplin sekolah.
Berkenaan dengan tujuan disiplin sekolah, tujuan disiplin sekolah adalah :
(1) memberi dukungan bagi terciptanya perilaku yang tidak menyimpang.
(2) mendorong siswa melakukan yang baik dan benar,
(3) membantu siswa memahami dan menyesuaikan diri dengan tuntutan lingkungannya dan menjauhi melakukan hal-hal yang dilarang oleh sekolah, dan
(4) siswa belajar hidup dengan kebiasaan-kebiasaan yang baik dan bermanfaat baginya serta lingkungannya.
Membicarakan tentang disiplin sekolah tidak bisa dilepaskan dengan persoalan perilaku negatif siswa. Perilaku negatif yang terjadi di kalangan siswa remaja pada akhir-akhir ini tampaknya sudah sangat mengkhawarirkan, seperti: kehidupan sex bebas, keterlibatan dalam narkoba, gang motor dan berbagai tindakan yang menjurus ke arah kriminal lainnya, yang tidak hanya dapat merugikan diri sendiri, tetapi juga merugikan masyarakat umum. Di lingkungan internal sekolah pun pelanggaran terhadap berbagai aturan dan tata tertib sekolah masih sering ditemukan yang merentang dari pelanggaran tingkat ringan sampai dengan pelanggaran tingkat tinggi, seperti : kasus bolos, perkelahian, nyontek, pemalakan, pencurian dan bentuk-bentuk penyimpangan perilaku lainnya.Tentu saja, semua itu membutuhkan upaya pencegahan dan penanggulangganya, dan di sinilah arti penting disiplin sekolah. Perilaku siswa terbentuk dan dipengaruhi oleh berbagai faktor, antara lain faktor lingkungan, keluarga dan sekolah.
Disiplin dijalan raya
Seperti yang kita lihat . masih banyak bahkan menjamur pengendara bermotor yang masih melanggar peraturan lalu lintas. Seperti mengendarai motor secara ugal-ugalan, tidak memakai helm, tidak memakai sepion, tidak memakai sabuk pengaman, dan tidak menghidupkan lampu pada siang hari khusus bagi pengendara bermotor.
Akibat prilaku mereka yang selalu melanggar peraturan lalu lintas menyebabkan banyaknya terjadi kecelakaan lalu lintas itu sangat membuat masyarakat menjadi resah. Dan sering kali yang terkena imbasnya adalah orang-orang yang tidak bersalah. Berbagai upaya telah dilakukan oleh polisi setempat. Alhasil hanya sebagian kecil saja masayarakat yang mematuhi peraturan lalu lintas. Bebicara tentang masalah disiplin berlalu lintas tidak lepas kita dari yang namanya prilaku yang dapat menyebabkan orang lain terluka akibat dari perbuatan orang-orang yang tidak bertanggung jawab. Untuk mengatasi hal tersebut akan ada yang namanya peraturan lalu lintas yang wajib untuk di patuhi oleh siapa pun.
Disiplin dirumah
Disiplin dirumah. Yaitu membiasakan diri hidup disiplin dari bangun tidur hingga tidur lagi . dengan melakukan aktivitas-aktivitas yang bermanfaat seperti bangun pagi dan menyiapkan diri untuk berangkat kesekolah, Mengerjakan pekerjaan rumah pada waktu yang telah ditentukan, membersihkan rumah sesuai dengan tepat waktu, dan sebelum kita melaksakan aktivitas, sebagai umat beragama kita wajib melaksanakan ibadah tepat pada waktunya dan berdoa agar apa yang kiita lakukan diberkati dan diridhoi oleh allah swt. Setelah selesai beibadah barulah kita melaksakan aktivitas kita sebagaimana biasanya.
Jika kita membiasakan disiplin dirumah dari hal-hal kecil. Maka kita akan terbiasa disiplin dimana pun kita berada. Jika kita disiplin hidup yang kita jalani akan sesuai dengan apa yang kita inginkan , dan akan berjalan teratur.karna dengan disiplin berarti kita sudah melaksanakan apa yang seharusnya kita laksanakan tanpa melanggar apa yang telah ditentukan. Karna disiplin kunci dari kesuksesan,karna disiplin merupakan kunci dari keberhasilan.
Memang masih sangat banyak bahkan sebaagian besar orang yang selalu melanggar peraturan yang ada alias tidak disiplin. Akibat perlakuan orang yang tidak disiplin menyebabkan kerugian terhadap orang lain. Tidak ada ruginya sama sekali jika kita disiplin. Malahan yang kita dapat adala keuntungan yang sangat luar biasa. Keuntungan yang membuat diri kita menjadi lebih baik, lebih percaya diri dan lebih disegani oleh orang lain.
Maka dari itu tanamkanlah sikap disiplin sejak kecil. Mulai dari sikap disiplin yang kecil hingga sifat disiplin yang besar. Agar kita selalu mendapatkan apa yang kita inginkan.
Baiklah, cukup sekian pidato singkat saya. Lebih dan kurang saya mohon maaf. Assalamualaikum wr.wb

MAKALAH PENDIDIKAN ILMU PENGETAHUAN SOSIAL “KARAKTERISTIK PENDIDIKAN IPS DI INDONESIA DAN PERKEMBANGANNYA DARI MASA KEMASA”

MAKALAH PENDIDIKAN ILMU PENGETAHUAN SOSIAL   “KARAKTERISTIK PENDIDIKAN IPS DI INDONESIA DAN PERKEMBANGANNYA DARI MASA KEMASA” DI...